AI Tools sebagai Partner Riset: Pascasarjana UIN KHAS Dorong Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi Global
Jember - Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menghadirkan program unggulan melalui Scholar Corner – Academic Collegium dengan menggelar Workshop Academic Writing bertajuk “Smart Research Writing with AI: Pathway to Global Journals”. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (11/9/2025) ini diikuti oleh 70 peserta dari kalangan dosen, peneliti, guru, mahasiswa dan umum.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Ahmad Sirajuddin, M.MT., dosen FEBI UIN KHAS Jember serta Annisa’ Fitriyah A., M.Pd., alumni Pascasarjana UIN KHAS yang aktif menulis di jurnal bereputasi. Keduanya berbagi pengalaman dan strategi menulis artikel ilmiah agar dapat menembus jurnal global, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
Jundy, sapaan akrab Sirajuddin, menekankan bahwa perkembangan AI begitu cepat sehingga kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung produktivitas akademik para peneliti dan mahasiswa.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya memahami landscape akademik baru di era pasca-digital, di mana pemanfaatan AI harus dilakukan secara etis dan humanis. Ia memperkenalkan enam aturan sederhana dalam mengoptimalkan AI untuk penulisan akademik, mulai dari meningkatkan keterbacaan, memanfaatkan AI untuk brainstorming, hingga memastikan setiap kesimpulan dan gambar tetap dibuat oleh penulis sendiri. Ia juga memperlihatkan metode prompting dan pemanfaatan generative AI tools yang dapat membantu peneliti di berbagai fase penelitian, mulai dari pemetaan literatur, menemukan research gap, melakukan literature review, hingga menulis, parafrasa, dan revisi artikel
Lebih jauh, Jundy menegaskan bahwa AI hanyalah alat, sementara kunci utama tetap ada pada ide dan kreativitas manusia. “Selain belajar dan melek terhadap AI (Artificial Intelligence), kita juga harus memiliki AI (An Idea). Sebab, setiap perubahan besar selalu dimulai dari sebuah ide. Ingat, AI hanyalah alat tanpa nyawa, sementara AI (An Idea) adalah ruh dari sebuah perubahan,” ujar Jundy.
Pada kegiatan itu, peserta juga mendapat kesempatan mengikuti sesi praktik langsung menggunakan beberapa platform AI yang diperkenalkan, seperti Scispace, Avidnote, Litmaps, hingga Connected Papers.
Sementara itu, Annisa’ Fitriyah A., M.Pd. membagikan pengalamannya dalam menulis di jurnal nasional bereputasi. Ia menekankan pentingnya konsistensi membaca literatur terkini, memahami tren penelitian, serta keberanian untuk mengirimkan naskah ke jurnal bereputasi tinggi dengan memahami rumah jurnal yg dituju. Menurutnya, AI bisa menjadi partner strategis dalam proses penulisan, asalkan digunakan sesuai koridor etis dan tetap diawasi oleh penulis. Dengan kombinasi pengalaman akademisi dan praktisi, workshop ini diharapkan mampu menjadi bekal berharga bagi peserta untuk melahirkan karya ilmiah berkualitas global.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang baru dilaksanakan perdana tersebut.
"Kegiatan semacam ini tidak boleh berhenti pada kalangan internal saja, melainkan harus bergema secara nasional bahkan internasional sebagai kontribusi nyata Pascasarjana UIN KHAS dalam penguatan tradisi akademik," pungkasnya.
Penulis: Laili Salimah
Editor: Wildan Khisbullah Suhma



