Istighotsah dan Gerakan Satu Wakaf Warnai Peresmian Gedung Baru Pascasarjana UIN KHAS Jember
JEMBER — Peresmian Gedung Baru Pascasarjana UIN KHAS Jember yang dirangkai dengan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia berlangsung khidmat dan penuh makna, Senin (12/1/2026). Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi di halaman gedung baru Pascasarjana, dilanjutkan dengan istighotsah bersama di Gedung Penunjang Akademik Pascasarjana sebagai ungkapan syukur atas bertambahnya fasilitas strategis sekaligus refleksi spiritual atas perjalanan Kementerian Agama.
Dalam sambutannya, Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., mengingatkan agar sivitas akademika tidak larut dalam kebanggaan atas apa yang dimiliki dan tidak pula terlalu risau atas apa yang lepas. Yang lebih penting, menurutnya, adalah kesadaran untuk mensyukuri nikmat secara produktif, yakni dengan menghadirkannya dalam bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan masa depan pendidikan.
Dalam konteks itulah, rektor menegaskan bahwa Gerakan Satu Wakaf Indonesia yang diluncurkan oleh kemenag merupakan hal yang benar-benar memiliki manfaat kerakyatan.
"Wakaf tidak lagi terbatas pada kepemilikan aset besar, melainkan menjadi ruang partisipasi kolektif seluruh warga kampus dan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, pada sisi tata kelola internal, Prof. Hepni mengimbau kepada pimpinan di setiap fakultas, lembaga, dan unit untuk memberi perhatian serius terhadap evaluasi kinerja, termasuk disiplin dan tingkat kehadiran, agar seluruh agenda strategis dapat dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode yang penuh tantangan, khususnya bagi Pascasarjana. Oleh karena itu, diperlukan penguatan internal dan eksternal agar UIN KHAS Jember tetap adaptif dan berdaya saing.
"Mari kita bekerja keras dengan penuh keikhlasan, menyiapkan generasi qowiyyul amîn, yaitu generasi yang kuat secara intelektual, kokoh secara moral, dan amanah dalam mengemban tanggung jawab keilmuan dan sosial," tuturnya.
Melalui peresmian gedung, istighotsah, dan Gerakan Satu Wakaf ini, UIN KHAS Jember menegaskan bahwa pembangunan fisik, spiritualitas, dan kemandirian pembiayaan harus berjalan beriringan sebagai satu kesatuan visi dalam membangun masa depan pendidikan tinggi Islam yang berkelanjutan.
Penulis: Laili Salimah



