Kompak dan Kreatif, Tumpeng Ingkung DWP Pascasarjana Sabet Juara 2 Lomba Agustusan UIN KHAS Jember
Jember – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pascasarjana UIN KHAS Jember berhasil meraih Juara 2 dalam lomba menghias tumpeng yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada Minggu, 17 Agustus 2025. Lomba yang diselenggarakan oleh DWP UIN KHAS Jember ini diikuti oleh seluruh unit dan fakultas, menghadirkan kreasi tumpeng yang indah, unik, dan sarat makna kebersamaan.
Lomba ini dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Prof. Dr. Dra. Hj. Titiek Rohanah Hidayati, M.Pd dan Dra. Hj. St. Maimunah Umar, M.Pd.I. Keduanya mengapresiasi kreativitas dan semangat seluruh peserta yang telah menampilkan kreasi tumpeng terbaiknya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Juara 1 diraih oleh LP2M, Juara 2 Pascasarjana, dan Juara 3 Fakultas Syariah. Sementara itu, untuk kategori harapan, Harapan 1 jatuh pada SPI, Harapan 2 FEBI, dan Harapan 3 Klinik UIN KHAS
Keunikan tumpeng Pascasarjana menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Dengan nasi kuning berbentuk kerucut bertingkat, tumpeng ini dihiasi berbagai ornamen khas kemerdekaan, seperti miniatur bendera dan lambang angka “80 Tahun Indonesia Merdeka.” Hidangan pelengkapnya pun sarat makna, mulai dari ingkung ayam utuh sebagai simbol doa dan syukur, mie goreng sebagai lambang panjang umur, hingga aneka lauk seperti tempe orek, sambal goreng kentang, dan sayuran segar. Tak ketinggalan, seni ukir sayuran berupa bunga teratai yang cantik dan unik memperindah tampilan tumpeng.
Ketua DWP Pascasarjana sekaligus Ketua Tim Lomba, Lailah Jamalah, S.Ag., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, tim Pascasarjana berhasil meraih Juara 2. Bagi kami, bukan sekadar prestasi, melainkan momentum kebersamaan dan kekompakan dalam memaknai kemerdekaan. Semoga semangat gotong royong ini terus tumbuh di lingkungan Pascasarjana,” ujarnya.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd, juga turut memberikan apresiasinya. “Capaian ini menjadi bukti bahwa Pascasarjana tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas dan solidaritas,” tuturnya.
Penulis: Laili Salimah
Editor: Wildan Khisbullah Suhma



