Menuju Project Learning: Pascasarjana UIN KHAS Jember Susun Kurikulum Adaptif dan Transformatif
Banyuwangi, Pascasarjana UIN KHAS Jember terus melangkah menuju transformasi akademik melalui penguatan sistem pembelajaran berbasis Project Learning. Langkah ini diwujudkan dengan penyusunan kurikulum adaptif dan transformatif yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman serta memperkuat keunggulan riset di lingkungan Pascasarjana.
Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni, menegaskan bahwa arah pengembangan Pascasarjana harus berorientasi pada transformasi dan adaptivitas. Ia menekankan pentingnya membangun atmosfer akademik yang multikultural, berkarakter excellence, dan memiliki distingsi yang jelas dibanding perguruan tinggi lainnya.
“Pascasarjana harus menjadi lokomotif perubahan dengan menumbuhkan semangat multikulturalisme, inovasi riset, dan keunggulan akademik yang khas,” ujar Prof. Hepni.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Mashudi, menyampaikan bahwa proses evaluasi kurikulum tengah dilakukan secara intensif. Ia berharap penyusunan kurikulum baru dapat segera rampung agar dapat diberlakukan dalam waktu dekat.
“Review kurikulum harus segera selesai, sehingga implementasi pembelajaran berbasis proyek dapat segera diterapkan di seluruh program studi,” tegasnya.
Sebagai pemateri utama dalam kegiatan Evaluasi Kurikulum Prof. Hisyam memaparkan bahwa pendekatan Project Learning akan menjadi fondasi penting dalam pembelajaran Pascasarjana. Model ini menekankan kegiatan riset dan proyek nyata dibandingkan tumpukan teori dan ujian konvensional.
“Dengan berbasis riset, jumlah materi tidak perlu terlalu banyak. Karena itu, dalam RPS berbasis OBE tidak lagi diperlukan ETS atau EAS. Mahasiswa justru diarahkan menghasilkan karya atau proyek riset yang aplikatif,” jelasnya.
penulis : ahmad afif
editor : wildan khisbullah suhma



