Optimisme Baru Pascasarjana UIN KHAS: Rektor Apresiasi Langkah Progresif dan Dorong Improvisasi Akademik
Jember – Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menunjukkan berbagai kemajuan signifikan dalam enam bulan terakhir di bawah kepemimpinan yang baru. Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., dalam rapat setting kelulusan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana Gelombang 2, awal Agustus 2025. Rektor memberikan apresiasi atas berbagai terobosan dan capaian yang berhasil ditorehkan dalam waktu singkat, sebagai cerminan kepemimpinan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan institusi.
Namun demikian, Rektor menegaskan bahwa tanggung jawab Direktur, Wakil Direktur, para Kaprodi dan seluruh pengelola Pascasarjana bukanlah hal yang ringan. Mereka diamanahkan untuk membawa Pascasarjana UIN KHAS Jember tampil lebih reputasional, setidaknya di tingkat nasional, dan menjadi bagian dari diskursus akademik di 59 PTKIN se-Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyoroti kekhasan pengelolaan Pascasarjana yang berbeda dengan jenjang pendidikan lainnya. Pascasarjana memiliki keleluasaan yang lebih besar dalam hal improvisasi dan kreativitas akademik, namun tetap dalam koridor regulasi dan standar mutu.
“Fleksibilitas bukan berarti menurunkan standar, tetapi justru menjadi peluang untuk mengembangkan pendekatan-pendekatan baru yang adaptif dan inovatif,” ujarnya.
Secara terpisah, kepada tim Media Center, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd. menanggapi arahan dan apresiasi dari Rektor.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan dan dukungan pimpinan. Enam bulan pertama ini adalah fase konsolidasi dan akselerasi, dan alhamdulillah sudah mulai terlihat capaian-capaian awal. Ke depan, kami siap memperkuat positioning Pascasarjana agar lebih terkemuka secara nasional melalui penguatan mutu akademik, fleksibilitas sistem, dan kolaborasi strategis lintas institusi,” pungkasnya.
Penulis: Laili Salimah
Editor: Wildan Khisbullah Suhma



