Pascasarjana Fokus Tingkatkan Kualitas dan Capaian Internasionalisasi
Jember – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Pascasarjana, Prof. Dr. H. Mashudi, M.Pd. menyampaikan sejumlah rencana strategis terkait pengembangan program studi, peningkatan kualitas output mahasiswa, serta upaya internasionalisasi yang semakin konkret. Beliau mengungkapkan harapan besar terhadap pengembangan Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Studi Islam (SI), serta Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), yang ke depan juga akan disusul dengan persiapan pembukaan Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI).
Prof. Mashudi menekankan pentingnya kreativitas dalam membangun dan memoles aktivitas akademik di tiap-tiap prodi. Ia optimistis bahwa capaian predikat unggul bukanlah hal yang sulit diraih jika kekompakan antar civitas akademika terus dijaga. “Kekompakan di Pascasarjana sudah berjalan, dan harmonisasi telah dilakukan tanpa harus mengimpor dari S1,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa beberapa program studi seperti Prodi Manajemen masih menghadapi “kemacetan” dalam traffic light akademik, yang menunjukkan adanya kepadatan dalam pengelolaan. Oleh karena itu, menurutnya, menjaga dan merawat predikat unggul yang telah dicapai menjadi tantangan yang lebih besar ke depan.
Untuk mendukung internasionalisasi, Prof. Mashudi mengungkapkan bahwa semester ini pihaknya akan menghadirkan penguji luar negeri yang mampu berbahasa Indonesia. Selain itu, akan dilakukan perkuliahan bersama dosen luar negeri (joint lecture), dengan harapan bisa menjalin kolaborasi yang efisien tanpa harus membebani anggaran secara signifikan.
Lebih jauh, Pascasarjana juga tengah menjajaki kemungkinan pembukaan Program Magister Teknologi Pembelajaran, mengingat banyaknya alumni berlatar belakang tersebut dan dukungan dua guru besar di bidang yang sama. Sementara untuk program doktor, rencana pembukaan S3 PBA sudah memungkinkan secara akademik karena ketersediaan SDM bergelar doktor, meski saat ini belum ada guru besar di bidang tersebut.
Dari sisi kerja sama eksternal, komunikasi dengan beberapa kepala daerah seperti Bupati Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lamongan telah dilakukan sebagai upaya membuka peluang kerja sama daerah untuk pengembangan program Pascasarjana.
Sementara itu, dari sisi publikasi ilmiah, dua jurnal unggulan yaitu IJIL dan ARKHAS sedang didorong untuk segera terindeks Scopus dalam waktu dekat.
Rektor, Prof. Dr. H. Hepni, M.M., juga menegaskan pentingnya pengembangan kerja sama internasional. Salah satunya dengan melakukan kuliah tamu yang melibatkan perwakilan Kedutaan Besar, seperti dari Arab Saudi, melalui nota kesepahaman (MoU) resmi. Langkah ini diambil untuk menunjukkan keseriusan UIN dalam pengembangan yang terstruktur dan terukur.
Penulis : Ahmad Afif
Editor : Wildan Khisbullah Suhma



