pasca@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Pascasarjana UIN KHAS Jember Jalin MoU dengan PP. Maslakul Huda Lamongan Perkuat Ekoteologi Pesisir

Home >Berita >Pascasarjana UIN KHAS Jember Jalin MoU dengan PP. Maslakul Huda Lamongan Perkuat Ekoteologi Pesisir
Diposting : Sabtu, 10 Jan 2026, 15:23:34 | Dilihat : 116 kali
Pascasarjana UIN KHAS Jember Jalin MoU dengan PP. Maslakul Huda Lamongan Perkuat Ekoteologi Pesisir


LAMONGAN — Pascasarjana UIN KHAS Jember melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PP. Maslakul Huda, Lamongan, pada Jumat, 9 Januari 2026 di Gedung Graha KH. Nur Salim, PP Maslakul Huda. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya yang berbasis ekoteologi dan kearifan lokal pesisir.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pesantren merupakan bagian penting dari penguatan tridarma perguruan tinggi yang kontekstual dan berdampak langsung. Menurutnya, pesantren memiliki posisi strategis sebagai pusat transformasi nilai keagamaan yang mampu menjawab tantangan sosial dan ekologis masyarakat. “Pascasarjana tidak hanya hadir sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai mitra pesantren dalam mengembangkan keilmuan yang membumi, solutif, dan relevan dengan persoalan riil masyarakat,” ujarnya.
PP. Maslakul Huda dikenal sebagai pesantren pesisir yang secara konsisten mengembangkan pendekatan ekoteologi dalam kehidupan kepesantrenan. Letaknya yang berada di bibir pantai menjadikan isu pelestarian lingkungan laut sebagai bagian integral dari pendidikan keagamaan. Pengasuh PP. Maslakul Huda, KH. Ahmad Masruri Nur Salim, menyampaikan bahwa laut dipandang sebagai amanah teologis yang harus dijaga bersama melalui edukasi dan pembiasaan yang berkelanjutan.
Dalam implementasinya, pesantren telah menetapkan larangan membuang sampah ke laut bagi seluruh sivitas pesantren, mengembangkan gerakan bank sampah, serta menjalankan program sedekah sampah yang melibatkan santri dan masyarakat sekitar. Program ini telah berjalan selama sekitar sepuluh tahun dan menjadi bentuk nyata integrasi ajaran Islam dengan kepedulian ekologis.
Ahmad Masruri mengakui bahwa tantangan utama dalam penguatan ekoteologi adalah membalik tradisi lama masyarakat pesisir yang cenderung abai terhadap lingkungan, ditambah dengan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Meski demikian, ia optimistis perubahan dapat dicapai jika dimulai secara konsisten dari pesantren sebagai pusat edukasi dan keteladanan.
Sejalan dengan itu, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd menambahkan bahwa MoU ini diharapkan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi diwujudkan dalam program konkret seperti riset kolaboratif, pengabdian berbasis masyarakat pesisir, serta penguatan kapasitas pesantren. “Kami berharap setiap program Pascasarjana yang relevan dapat melibatkan pesantren secara aktif, sehingga manfaat akademik dan sosialnya dapat dirasakan secara nyata,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, Pascasarjana UIN KHAS Jember dan PP. Maslakul Huda diharapkan mampu menghadirkan model kolaborasi akademik–pesantren yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, penguatan nilai keislaman, dan pemberdayaan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

 

Penulis: Laili Salimah

Berita Terbaru

Menembus Mitos Inspirasi: Dr. Asep Maulana Tegaskan Ide Lahir dari Dialog, Bukan Penantian
01 Mar 2026By oprpasca
Surat Tugas Diserahkan, Sekretaris Prodi Pascasarjana UIN KHAS Siap Sinergi dan Kawal Tata Kelola Akademik
26 Feb 2026By oprpasca
Akademisi Bicara Eps. 1: Transformasi Digital Pendidikan, Indonesia Emas atau Cemas?
26 Feb 2026By oprpasca

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;