pasca@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Visiting Lecture Kaprodi Magister MPI UIN KHAS di UIN Walisongo Semarang, Kupas Tuntas Supervisi Akademik dan Tantangan Guru Profesional

Home >Berita >Visiting Lecture Kaprodi Magister MPI UIN KHAS di UIN Walisongo Semarang, Kupas Tuntas Supervisi Akademik dan Tantangan Guru Profesional
Diposting : Kamis, 02 Oct 2025, 11:40:37 | Dilihat : 177 kali
Visiting Lecture Kaprodi Magister MPI UIN KHAS di UIN Walisongo Semarang, Kupas Tuntas Supervisi Akademik dan Tantangan Guru Profesional


 

Semarang - Meningkatkan kualitas pendidik tidak cukup hanya dengan teori di ruang kelas, tetapi juga melalui dialog lintas kampus. Hal itu terwujud dalam kegiatan visiting lecture Pascasarjana UIN KHAS Jember di UIN Walisongo Semarang yang menghadirkan Dr. H. Anwar Chatim, S.Pd., M.Pd., Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana UIN KHAS Jember sebagai narasumber.

Acara yang berlangsung pada Rabu, 01 Oktober 2025 di kampus UIN Walisongo ini mengusung tema “Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Profesional Pendidik dan dibuka langsung oleh Dekan FITK UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Fatah Syukur, M.Ag. Hadir pula Ka.Prodi MPI S2 Dr. Fatkuroji, M.Pd., Sekprodi Dr. Kasan Bisri, M.A., serta sejumlah dosen Pascasarjana UIN Walisongo.

Dalam sambutannya, Prof. Fatah Syukur menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. “Kehadiran narasumber yang tidak hanya akademisi, tetapi juga praktisi pendidikan yang pernah menjabat sebagai kepala madrasah selama hampir 18 tahun, tentu menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam memperkaya wawasan tentang supervisi akademik,” ujarnya.

Dalam paparannya di hadapan puluhan mahasiswa yang memadati ruangan, Anwar Chatim menekankan pentingnya supervisi akademik sebagai instrumen utama dalam meningkatkan profesionalisme pendidik. Ia merujuk pada pemikiran T.J. Sergiovanni, R.J. Starratt, serta Carl D. Glickman yang menempatkan supervisi akademik sebagai proses pendampingan dan pemberian solusi kepada guru agar dapat memenuhi empat kompetensi utama: pedagogis, profesional, kepribadian, dan sosial.

Menurutnya, kualitas lembaga pendidikan di mata masyarakat tidak hanya diukur dari aspek kognitif peserta didik, tetapi juga sikap, keterampilan, serta teladan baik (uswah hasanah) yang diberikan guru. Untuk itu, kepala sekolah maupun kepala madrasah memiliki peran krusial dalam melakukan supervisi akademik yang terstruktur.

Lebih lanjut, Anwar Chatim memperkenalkan model AWA (Awareness, Willingness, Action) sebagai pendekatan supervisi akademik yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi PBM, hingga review pembelajaran ketika daya serap siswa rendah.

Kepada tim Media Center Pascasarjana UIN KHAS, Anwar Chatim menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan ini.
“Kesan saya sebagai kaprodi sekaligus pemateri tentu sangat senang, karena dapat berbagi pengalaman di lingkungan akademik yang baru. Sejak awal saya selalu mengingat arahan Rektor UIN KHAS Jember dan Direktur Pascasarjana agar setiap aktivitas akademik di luar kampus tidak hanya sebatas seremonial, melainkan membawa gagasan baru, inspirasi, serta terobosan yang bermanfaat bagi dunia Pendidikan,” ungkapnya.

Terpisah, Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., turut memberikan apresiasi dan harapannya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Semoga kegiatan visiting lecture ini memperluas jejaring akademik, memperkuat reputasi Pascasarjana, dan memberi manfaat nyata bagi mahasiswa di kampus mitra,” pungkasnya.

 

Penulis: Laili Salimah
Editor: Wildan Khisbullah Suhma

Berita Terbaru

Menembus Mitos Inspirasi: Dr. Asep Maulana Tegaskan Ide Lahir dari Dialog, Bukan Penantian
01 Mar 2026By oprpasca
Surat Tugas Diserahkan, Sekretaris Prodi Pascasarjana UIN KHAS Siap Sinergi dan Kawal Tata Kelola Akademik
26 Feb 2026By oprpasca
Akademisi Bicara Eps. 1: Transformasi Digital Pendidikan, Indonesia Emas atau Cemas?
26 Feb 2026By oprpasca

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;