pasca@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Kuliah Hadits dari Direktur Diktis

Home >Berita >Kuliah Hadits dari Direktur Diktis
Diposting : Selasa, 16 May 2017, 10:57:02 | Dilihat : 699 kali
Kuliah Hadits dari Direktur Diktis


Ratusan mahasiswa S2 dan S3 memenuhi Aula Perpustakaan IAIN Jember, Sabtu (13/5) lalu. Mereka terlihat serius mengikuti kuliah umum yang disampaikan oleh Prof Dr Nizar Ali MA dan Dr Aminullah Elhady. Kegiatan yang dihelat oleh Pascasarjana  IAIN Jember ini mengangkat tema “Rekonstruksi Pemahaman Hadits: Kajian terhadap Syarah Shahih Muslim bi Syarh al-Nawawi”.

Menurut Prof Nizar, hadits merupakan sumber kedua setelah Al-Qur’an yang memayungi segala aktivitas umat Islam. Karena itu, hadits akan terus dikaji oleh umat muslim maupun nonmuslim yang mempelajari Islam.

Salah satu kajian hadits yang jarang dilakukan adalah kajian terhadap metode pemahaman hadits yang dilakukan oleh ulama. Kajian ini penting untuk memahami cara yang digunakan oleh seorang ulama dalam memahami sebuah hadits yang muncul dalam ruang, waktu, dan konteks tertentu.

Dia mencontohkan, Imam Nawawi menggunakan metode komparatif dengan pendekatan fiqih dan teologi untuk memahami hadits-hadits di dalam Kitab Shahih Muslim. Makanya, ulasan Imam Nawawi sangat kental dengan nuansa fiqih dan teologisnya. Hasilnya tentu akan berbeda jika hadits-hadits itu dipahami, misalnya, dengan pendetakan psikologis, sains, sosio-historis. “Berbeda pendekatan dalam mehamai hadits akan menghasilkan simpulan yang berbeda pula,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dr Aminullah Elhady memaparkan besarnya perhatian kalangan Orientalis di dalam mengkaji hadits. Tujuannya bermacam-macam. Ada yang positif semata-mata untuk kajian, ada pula yang dimaksudkan sebagai senjata untuk menyerang Islam. Tujuan yang kedua tampaknya lebih dominan.

“Kebanyakan kajian Orientalis tidak lebih dari upaya untuk mencari-cari kelemahan umat Islam. Akan tetapi, upaya itu tidak berjalan mulus lantaran temuan-temuan mereka dapat dimentahkan oleh ulama-ulama muslim,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Jember, Prof Dr Miftah Arifin MAg, menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan yang kedua dalam dua bulan terakhir. Pada akhir April dilaksanakan kuliah umum dengan tema Living Values Education. Narasumbernya adalah Dr Muqowim MAg, trainer dari Unicef dan Unisco untuk wilayah Indonesia.

“Kegiatan-kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan keilmuan mahasiswa. Harapannya, wawasan mahasiswa selalu bertambah setiap saat. Apalagi perkembangan ilmu di abad informasi ini sangat cepat. Jika tidak selalu di-up grade, maka akan ketinggalan,” ungkapnya.

Prof Miftah menambahkan, kuliah umum ini juga bagian dari sosialisasi penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana IAIN Jember tahun akademik 2017/2018. Ada tujuh Prodi S2 dan satu Prodi S3. Khusus Prodi S3 tersedia beasiswa penuh dari Diktis Kemenag RI melalui Program 5000 Doktor. Beasiswa tersebut disediakan kepada dosen dan tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. “Semua informasi terkait hal ini dapat diakses melalui website https://pasca.uinkhas.ac.id atau  http://pendis.kemenag.go.id,” pungkasnya. (ZA)

Berita Terbaru

Benchmarking dan MoU Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dan IAIN Palangkaraya
04 Jul 2024By oprpasca
Penentuan Kelulusan PMB Pascasarjana Gel. I T.A 2024/2025
27 Jun 2024By oprpasca
RAPAT KERJA PASCASARJANA UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER
20 May 2024By oprpasca

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;