pasca@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Mahasiswa Doktor Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember Paparkan Gagasan Transformasi Ekonomi Syariah di Era Digital

Home >Berita >Mahasiswa Doktor Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember Paparkan Gagasan Transformasi Ekonomi Syariah di Era Digital
Diposting : Kamis, 25 Jun 2026, 10:31:08 | Dilihat : 269 kali
Mahasiswa Doktor Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember Paparkan Gagasan Transformasi Ekonomi Syariah di Era Digital


JEMBER – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember bekerja sama dengan STIPER Jember menyelenggarakan Seminar Nasional Ekonomi Syariah bertema “Transformasi Ekonomi Syariah di Era Digital: Penguatan Ekosistem, Rantai Pasok Halal, dan Keberlanjutan Berbasis Maq??id al-Syar?‘ah” pada Selasa (23/6/2026) di Kampus STIPER Jember. Kegiatan ini menjadi wadah diseminasi hasil kajian akademik sekaligus ruang diskusi mengenai tantangan dan peluang pengembangan ekonomi syariah di tengah percepatan transformasi digital.

Kegiatan dihadiri oleh Ketua STIPER Jember Ir. Sri Suhartuti, M.P., Kaprodi Program Doktor Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember Dr. H. Abdul Rokhim, M.E.I., serta Wakil Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember Dr. H. Saihan, M.Pd.I. 

Dalam sambutannya, Dr. H. Saihan, M.Pd.I. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar yang mempertemukan dunia akademik dengan isu-isu aktual ekonomi syariah. Menurutnya, perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang besar bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

“Transformasi digital harus mampu menjadi instrumen untuk memperkuat nilai-nilai ekonomi syariah. Inovasi teknologi perlu diarahkan untuk menciptakan kemaslahatan, memperkuat keberlanjutan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber yang merupakan mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember, yaitu Novi Izzah Mawaridi, M.E., Ahlam Musaidah, M.E., dan Muhammad Danil, M.E.

Narasumber pertama, Novi Izzah Mawaridi, M.E., mempresentasikan kajian berjudul “Integrasi Digitalisasi dalam Rantai Pasok Halal pada Skala Mikro RPA Kabupaten Jember.” Ia menjelaskan bahwa perkembangan industri halal global membutuhkan sistem rantai pasok yang lebih transparan, terintegrasi, dan akuntabel. Pemanfaatan teknologi seperti blockchain, Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) dinilai mampu memperkuat sistem ketertelusuran produk halal sekaligus menjaga integritas proses produksi hingga distribusi.

Menurut Novi, masih banyak pelaku usaha mikro yang menghadapi kendala dalam memperoleh sertifikasi halal karena rendahnya literasi dan keterbatasan akses informasi. Oleh karena itu, digitalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam memperkuat ekosistem halal yang lebih terpercaya dan berdaya saing.

Selanjutnya, Ahlam Musaidah, M.E., memaparkan materi berjudul “Model Ekosistem Ekonomi Digital Pesantren dalam Perspektif Maqashid Syariah: Studi Kasus pada Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung Jember.” Ia menyoroti pentingnya penguatan kemandirian ekonomi pesantren melalui pengembangan unit usaha produktif berbasis teknologi digital.

Menurut Ahlam, pesantren memiliki modal sosial, moral, dan sumber daya manusia yang sangat besar untuk membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pengembangan koperasi syariah, kewirausahaan santri, wakaf produktif, serta pemanfaatan platform digital, pesantren berpotensi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu menjawab berbagai tantangan ekonomi masa kini.

Sementara itu, Muhammad Danil, M.E., menyampaikan materi tentang “Pengembangan Model Keberlanjutan UMKM Berbasis Maqashid al-Syariah (Hifz al-Mal) di Era Digital: Studi Multi Kasus di Jawa Timur.” Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga harus didukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi model bisnis, dan tata kelola usaha yang berkelanjutan.

Menurutnya, digitalisasi yang berlandaskan prinsip hifz al-mal dapat mendorong terciptanya sistem ekonomi yang lebih adil, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelaku usaha maupun masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring melalui Zoom Meeting serta siaran langsung YouTube ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, praktisi ekonomi syariah, dan masyarakat umum. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai tanggapan terkait penguatan industri halal, digitalisasi pesantren, serta strategi pengembangan UMKM syariah di era ekonomi digital.

Melalui seminar nasional ini, Pascasarjana UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya akademik yang produktif serta mendukung pengembangan riset-riset inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi syariah di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi bukti peran aktif mahasiswa Program Doktor Ekonomi Syariah dalam menghasilkan gagasan dan solusi ilmiah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan ekonomi di era digital.


Penulis: Bima Brilliando Agam

;