Perkuat Tata Kelola dan Budaya Mutu, Pascasarjana UIN KHAS Jember Dorong Digitalisasi dan Inovasi
Ngawi, 3 September 2026 – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus memperkuat kualitas kelembagaan dan ekosistem akademiknya melalui penguatan digitalisasi dan inovasi tata kelola. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Mutu Kelembagaan Pascasarjana UIN KHAS Jember melalui Digitalisasi dan Inovasi, yang berlangsung pada 3–5 September 2026 di Hotel Nata Azana, Ngawi, Jawa Timur.
Mengusung tema “Membangun Ekosistem Akademik Pascasarjana Unggul dan Bereputasi Global”, kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi jajaran Pascasarjana untuk merefleksikan sekaligus merumuskan langkah penguatan mutu kelembagaan, produktivitas akademik, serta jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi) jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), Gugus Mutu, serta seluruh civitas akademika Pascasarjana UIN KHAS Jember. Selain itu, kegiatan juga melibatkan sejumlah unit dan lembaga di lingkungan UIN KHAS Jember, sehingga agenda penguatan mutu dapat dibangun secara kolaboratif dan terintegrasi dengan arah pengembangan universitas secara keseluruhan.
Penguatan Tata Kelola dan Budaya Mutu
Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Mashudi, M.Pd., yang menekankan pentingnya penguatan mutu kelembagaan sebagai bagian dari upaya membangun Pascasarjana yang unggul dan berdaya saing. Penguatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga mencakup tata kelola kelembagaan, sistem penjaminan mutu, digitalisasi, serta inovasi yang mendukung peningkatan kinerja Pascasarjana.
Selanjutnya, Wakil Rektor II UIN KHAS Jember, Dr. Drs. Ainur Rafik, M.Ag., menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola kelembagaan yang dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, beliau menekankan peran audit sebagai instrumen penting dalam memastikan tata kelola berjalan sesuai standar, mengidentifikasi ruang perbaikan, serta mendorong peningkatan kualitas dan akuntabilitas kelembagaan.
Menurutnya, tata kelola yang kuat perlu didukung oleh sistem pengendalian dan evaluasi yang berjalan secara konsisten. Audit tidak semata-mata dipandang sebagai proses pemeriksaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan untuk memastikan setiap program dan layanan kelembagaan berjalan efektif serta mendukung pencapaian target institusi.
Penguatan tata kelola dan budaya mutu tersebut menjadi semakin penting di tengah tuntutan perguruan tinggi untuk mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, meningkatkan kualitas layanan, serta memenuhi standar akademik dan kelembagaan yang semakin dinamis.
Pada kesempatan tersebut, Dr. Drs. Ainur Rafik, M.Ag. secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Mutu Kelembagaan Pascasarjana UIN KHAS Jember melalui Digitalisasi dan Inovasi. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 September 2026, sebagai forum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu tata kelola dan ekosistem akademik Pascasarjana.
Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I.
Membangun Ekosistem Akademik Unggul dan Bereputasi Global
Pada sesi materi pertama, Prof. Dr. Fauzi Muharom, M.Ag. dari UIN Raden Mas Said Surakarta, menyampaikan materi bertajuk “Membangun Ekosistem Akademik Pascasarjana Unggul dan Bereputasi Global”.
Materi tersebut mengangkat pentingnya membangun ekosistem akademik Pascasarjana yang bertumpu pada empat kekuatan utama, yakni riset, keislaman, kearifan lokal, dan jejaring internasional.
Menurut perspektif yang dibangun dalam kegiatan tersebut, Pascasarjana yang unggul tidak cukup hanya ditandai dengan capaian administratif dan akademik internal. Diperlukan budaya riset yang kuat, pengembangan keilmuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, penguatan kearifan lokal sebagai bagian dari kekayaan akademik, serta perluasan jejaring dan kolaborasi internasional.
Penguatan keempat aspek tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam meningkatkan kualitas lulusan, produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, serta memperluas kolaborasi akademik di tingkat nasional dan global.
Digitalisasi sebagai Pengungkit Mutu dan Produktivitas
Sesi berikutnya menghadirkan Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag. dengan materi “Membangun Ekosistem Akademik Pascasarjana Unggul dan Bereputasi Global: Digitalisasi dan Inovasi sebagai Pengungkit Mutu, Produktivitas, dan Jejaring Global.”
Dalam materi tersebut, digitalisasi ditempatkan bukan sekadar sebagai proses migrasi layanan konvensional menuju sistem berbasis teknologi, tetapi sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan mutu, produktivitas, efisiensi tata kelola, serta memperluas jejaring akademik.
Sementara itu, inovasi menjadi bagian penting dalam membangun kelembagaan yang responsif terhadap perubahan. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu mendukung proses akademik dan administratif secara lebih efektif, terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
Digitalisasi juga dipandang perlu berjalan seiring dengan penguatan sistem penjaminan mutu. Pemanfaatan teknologi yang tepat dapat mendukung proses monitoring, evaluasi, dokumentasi, serta pengambilan keputusan berbasis data sehingga peningkatan mutu kelembagaan dapat dilakukan secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Pelibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membangun kesamaan perspektif dan komitmen bersama dalam pengembangan Pascasarjana. Sinergi antara pimpinan, program studi, Gugus Mutu, civitas akademika, serta unit dan lembaga di lingkungan universitas diharapkan dapat memperkuat implementasi berbagai inovasi dan strategi peningkatan mutu.
Menuju Pascasarjana Unggul dan Bereputasi Global
Melalui kegiatan tersebut, Pascasarjana UIN KHAS Jember menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penguatan mutu kelembagaan secara berkelanjutan. Digitalisasi, inovasi, tata kelola, audit, dan sistem penjaminan mutu ditempatkan sebagai bagian yang saling terintegrasi dalam membangun kelembagaan yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.
Penguatan tersebut juga diarahkan untuk membangun budaya akademik yang produktif melalui peningkatan kualitas riset dan publikasi, pengembangan jejaring kerja sama, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal sebagai karakter akademik Pascasarjana UIN KHAS Jember.
Kegiatan yang berlangsung hingga 5 September 2026 ini diharapkan menghasilkan gagasan dan langkah strategis yang dapat ditindaklanjuti dalam pengembangan Pascasarjana UIN KHAS Jember. Dengan demikian, Pascasarjana diharapkan semakin unggul, inovatif, berakar pada nilai keislaman dan kearifan lokal, serta memiliki daya saing dan reputasi di tingkat global.
Penulis: Ainun Zamilah




