Public Lecture S2 MPI UIN KHAS Jember, Prof. Zainal Arifin: Pemimpin Pendidikan Islam Harus Siap Hadapi Disrupsi Teknologi
JEMBER — Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar kegiatan Public Lecture bertema “Digital Leadership: Kepala Lembaga Pendidikan Islam di Era Society 5.0” pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung di Ruang Podcast Lantai 1 Gedung Penunjang Pascasarjana UIN KHAS Jember dan diikuti oleh mahasiswa S2 MPI UIN KHAS Jember.
Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Zainal Arifin, M.Si., Guru Besar Bidang Ilmu Kepemimpinan Pendidikan Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kepemimpinan digital bagi kepala lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan dan perkembangan teknologi di era Society 5.0.
Menurutnya, pemimpin pendidikan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan digital serta menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Ia menjelaskan bahwa era Society 5.0 menuntut dunia pendidikan untuk tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu memadukan kecerdasan manusia dengan perkembangan digital secara seimbang dan humanis.
Dalam materi kuliahnya, Prof. Zainal Arifin juga menjelaskan tiga literasi utama yang harus dimiliki pada era revolusi Society 5.0, yakni literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Literasi data mencakup kemampuan membaca, menganalisis, serta memanfaatkan informasi dan big data di dunia digital. Literasi teknologi berkaitan dengan pemahaman cara kerja mesin dan aplikasi teknologi, termasuk coding, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta prinsip-prinsip engineering. Sementara literasi manusia menitikberatkan pada kemampuan humanities, komunikasi, kreativitas, dan desain sebagai fondasi penguatan karakter manusia di tengah perkembangan teknologi yang semakin masif.
“Pemimpin lembaga pendidikan Islam harus mampu menjadi penghubung antara nilai-nilai kemanusiaan dan perkembangan teknologi. Karena itu, tiga literasi ini menjadi kebutuhan mendasar dalam menghadapi era Society 5.0,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Prof. Dr. Mashudi, M.Pd. selaku Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, serta Dr. H. Moh. Anwar Chatim, M.Pd., selaku Kaprodi S2 MPI UIN KHAS Jember.
Dalam sambutannya, Dr. H. Moh. Anwar Chatim, M.Pd., menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan saat ini. “Era digital sangat penting bagi kita. Kedepan, saya berharap kegiatan seperti ini ditindaklanjuti dengan baik,” ungkapnya.
Acara berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai strategi kepemimpinan pendidikan Islam berbasis digital, tantangan pengelolaan lembaga di era teknologi, hingga peluang pengembangan inovasi pendidikan ke depan. Kegiatan dipandu oleh Dr. Gunawan, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai moderator yang mendampingi jalannya diskusi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Pascasarjana, khususnya Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, mampu memperkuat wawasan serta kompetensi kepemimpinan digital guna menghadapi dinamika pendidikan Islam di era Society 5.0.
Penulis: Abdul Hamid




