pasca@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Akademisi Bicara Eps. 1: Transformasi Digital Pendidikan, Indonesia Emas atau Cemas?

Home >Berita >Akademisi Bicara Eps. 1: Transformasi Digital Pendidikan, Indonesia Emas atau Cemas?
Diposting : Kamis, 26 Feb 2026, 10:20:27 | Dilihat : 84 kali
Akademisi Bicara Eps. 1: Transformasi Digital Pendidikan, Indonesia Emas atau Cemas?


JEMBER - Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai HajiAchmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi meluncurkan program podcast edukatif bertajuk Akademisi Bicara. Episode perdana yang tayang pada Rabu, 25 Februari 2026 di kanal YouTube Pascasarjana UIN KHAS Jember menghadirkan RektorUIN KHAS Jember, Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., dengan tema besar “TransformasiDigital Pendidikan: Indonesia Emas atau Cemas?”.

Podcast ini dipandu oleh Ainun Zamilah, M.E., dan direncanakan hadir secara rutin setiap hari Rabu. Dalam diskusi yang berlangsung dinamis dan reflektiftersebut, Prof. Hepni menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan tidak dapatdimaknai secara sempit sebagai sekadar peralihan dari sistem luring ke daring,atau dari papan tulis konvensional ke perangkat smart technology.

Transformasi digital, menurut beliau, merupakan perubahan menyeluruh yang menyentuh seluruh ekosistem pendidikan. Ia mencakup cara belajar mahasiswa, pola interaksi dosen dan peserta didik, manajemen institusi, strategi pembelajaran, hingga tata kelola berbasis teknologi.

“Digitalisasi yang substansial adalah proses reorientasisistem pendidikan menuju model yang adaptif terhadap perkembangan zaman.Perubahan ini diarahkan untuk menghadirkan pembelajaran yang inklusif,responsif terhadap kebutuhan generasi digital, serta memiliki daya saingglobal. Dalam konteks Indonesia menuju 2045, pendidikan dituntut untuk mampu bertransformasi secara strategis agar tidak tertinggal dalam arus disrupsiteknologi yang bergerak sangat cepat,” tutur Prof.Hepni.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa transformasi bukanlahproses yang bebas tantangan. Setiap perubahan besar selalu menghadirkan faseadaptasi yang di dalamnya terdapat kesiapan sekaligus respons reaktif. Ia mengilustrasikan proses ini seperti seseorang yang menaiki tangga: satu kakimelangkah ke atas, sementara kaki lainnya menjaga keseimbangan. Risiko tergelincir selalu ada, tetapi ketakutan untuk melangkah justru akan membuat seseorang tetap berada di bawah. Dengan kata lain, transformasi digital adalah keniscayaan yang harus dihadapi dengan keberanian, strategi, dan manajemen risiko yang matang.

Lebih jauh, beliau menegaskan bahwa sekalipun metode, media,dan sistem mengalami perubahan, tujuan pendidikan tetap tidak berubah, yaknimencerdaskan kehidupan bangsa. “Teknologi hanyalah instrumen; orientasi nilai dan misi keilmuan tetap menjadi fondasi utama. Oleh karena itu, transformasi digitalharus tetap berpijak pada visi pendidikan yang humanis, beretika, danberorientasi pada pembentukan karakter,” tegasnya.

Episode perdana Akademisi Bicara ini menjadi ruangrefleksi sekaligus ajakan bagi sivitas akademika untuk melihat digitalisasisecara komprehensif. Melalui program ini, Pascasarjana UIN KHAS Jember berkomitmen menghadirkan diskursus akademik yang aktual, kontekstual, dan mencerahkan.

Saksikan episode lengkapnya di kanal YouTube PascasarjanaUIN KHAS Jember, dan nantikan episode-episode berikutnya setiap hari Rabu.

 

Penulis: Laili Salimah

Berita Terbaru

Menembus Mitos Inspirasi: Dr. Asep Maulana Tegaskan Ide Lahir dari Dialog, Bukan Penantian
01 Mar 2026By oprpasca
Surat Tugas Diserahkan, Sekretaris Prodi Pascasarjana UIN KHAS Siap Sinergi dan Kawal Tata Kelola Akademik
26 Feb 2026By oprpasca
Akademisi Bicara Eps. 1: Transformasi Digital Pendidikan, Indonesia Emas atau Cemas?
26 Feb 2026By oprpasca

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru

Lowongan

;