Jangan Hilang Diri, Jangan Hilang Tuhan: Gagasan Prof. Abdul Kadir Riyadi tentang Kesadaran Ilmiah dan Spiritualitas
Jember - Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember sukses menggelar Public Lecture bertajuk “Masa Depan Studi Keislaman: Integrasi Humaniora, Sosial, dan Teknologi”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025 di Gedung BEC Lantai 2 dengan dihadiri ratusan mahasiswa program S2 dan S3 dari berbagai prodi.
Hadir sebagai narasumber utama, Prof. H. Abdul Kadir Riyadi, M.SSc., Sc., Ph.D., Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya yang dikenal sebagai pakar Filsafat Tasawuf. Dalam pemaparannya, Prof. Kadir menekankan bahwa studi keislaman selalu dinamis dan terbuka terhadap dialog dengan disiplin ilmu lain.
“Tasawuf Imam Al-Ghazali, misalnya, tidak murni tasawuf. Ia berkelindan dengan filsafat dan aqidah. Begitu pula Ibnu Arabi dan Mulla Sadra. Mereka menunjukkan betapa kaya dan interaktifnya khazanah keislaman,” ujarnya.
Prof. Kadir juga mengingatkan pentingnya kesadaran spiritual dalam kehidupan modern. Menurutnya, kehilangan kesadaran akan diri dan Tuhan adalah sumber stres terbesar manusia.
"Harus ada kata 'aku' sebagai subjek yang berkesadaran. Tidak boleh 'engkau' sebagai objek, apalagi sampai tidak ada 'Tuhan", tuturnya.
Menyinggung soal ilmu Ekonomi Syari'ah, Prof. Kadir menggaris bawahi inti dari disiplin ilmu ini. Menurutnya, fokus utama adalah Maqashidus Syariah, yang mengisyaratkan bahwa setiap pengembangannya harus berlandaskan pada tujuan-tujuan dasar syariat Islam demi kemaslahatan umat.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., mengapresiasi kegiatan ini sebagai ruang refleksi intelektual bagi mahasiswa pascasarjana.
“Integrasi ilmu agama dengan sains dan humaniora adalah keniscayaan. Kuliah umum ini menjadi bukti bahwa UIN KHAS terus bergerak menuju keilmuan Islam yang progresif dan relevan dengan zaman,” tegasnya.
Acara yang dipandu oleh Dr. Abdur Rokhim, S.Ag., MEI., Kaprodi S3 Ekonomi Syariah, berlangsung interaktif dan inspiratif, menegaskan komitmen Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam mengembangkan studi keislaman yang adaptif terhadap perubahan global.
Penulis: Laili Salimah - Abdul Hamis
Editor: Wildan Khisbullah Suhma



